Haah? Beredar Kabar Seleksi CPNS Tahun Ini Jadi yang Terakhir! Apa Benar ?

  • Bagikan
Ilustrasi

Jambi1 – Para netizen menanyakan kebenarannya apakah seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini akan menjadi yang terakhir ramai beredar di media sosial.

Terkait masalah itu, diunggah dan dibagikan oleh seorang warganet di salah satu grup Facebook Seputar CPNS dan PPPK 2021, Pada Senin (20/9/2021).

Berdasarkan informasi tersebut, ke depan hanya akan ada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tidak ada seleksi CPNS.

“Dengar dari teman. Benarkah setelah tahun ini tidak ada lagi tes CPNS ?.. Yg ada nanti cuma tes P3K?…,” tulis warganet tersebut.

Penjelasan Tentang BKN

Dikonfirmasi, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama justru kembali balik bertanya dari siapa informasi itu berasal.

Menurut dia, informasi tersebut bukan berasal dari saluran resmi BKN.

Ia pun tak mau banyak komentar memberikan tanggapan terkait hal ini. “Tidak ada komentar dari saya, Mas. Bukan dari kanal resmi BKN.

Mungkin bisa ditanyakan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” tutur Satya Pada Rabu (22/9/2021).

Sementara itu, belum ada tanggapan dari Kemenpan-RB terkait informasi tersebut.

Pada Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB Mohammad Averrouce tak kunjung merespons saat dimintai konfirmasi terkait informasi CPNS 2021 merupakan seleksi CPNS yang terakhir. Pesan singkat melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada Mohammad Averrouce tidak juga mendapatkan balasan hingga Rabu (22/9/2021) siang.

CPNS 2021

Sebagaimana yang diketahui, penerimaan CPNS 2021 tengah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Bagi peserta SKD, harus memenuhi nilai ambang batas atau passing grade SKD jika ingin berpeluang melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Baca Juga :  Hadiri Peresmian Kodim 0415, Fasha Bagikan Sembako ke Warga Sekitar

SKD terdiri dari tiga tes yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Berdasarkan informasi yang dirilis BKN, pengumuman hasil SKD ditentukan paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan jabatan berdasarkan peringkat tertinggi dari yang memenuhi nilai ambang batas.

Hal tersebut mengacu Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 27 Tahun 2021. Contohnya, suatu jabatan membutuhkan 2 orang, maka maksimal peserta SKB sebanyak 6 orang.

Jika ada pelamar yang memperoleh nilai SKD sama dan berada pada batas tiga kali jumlah kebutuhan jabatan, penentuan kelulusan SKD secara berurutan mulai dari nilai TKP, TIU dan TWK. Jika ketiga nilai dari pelamar sama, maka seluruhnya diikutkan ke tahap SKB.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: